Mau Jiwamu Lebih Damai? Coba Mama Lakukan 5 Cara Ini 🤍
Kalau saat ini Mama bertanya pada diri sendiri, apakah jiwamu merasa damai, apa jawabanmu? Selain kesehatan tubuh, pikiran, dan emosi, jiwamu juga penting untuk diperhatikan dan dirawat supaya kamu sehat secara menyeluruh. Karena setiap bagian dari dirimu (tubuh, pikiran, kalbu dan jiwa) saling memengaruhi dan saling berkaitan. Saat ada bagian yang sakit maka bagian lain ikut terkena dampaknya, dan saat satu bagian sehat maka bagian lain pun mendapatkan manfaatnya.
Salah satu ciri jiwa yang sehat yaitu merasa damai. Tentunya hal ini perlu untuk dirimu usahakan. Sama halnya ketika dirimu ingin tubuh yang sehat, maka perlu pola makan yang baik, tidur yang cukup, serta olahraga. Nah, kalau kamu ingin jiwamu sehat dan damai maka dirimu juga perlu melakukan beberapa cara untuk mendapatkannya. Di artikel kali ini saya mengulas beberapa cara yang penting untuk dirimu lakukan supaya jiwamu damai. Yuk, baca hingga selesai ya. 😍
Lakukan 5 Cara Ini supaya Jiwamu Lebih Damai
Kalau Mama merasa seperti tak punya banyak waktu luang untuk memperhatikan kesehatan jiwamu, maka mulailah dari meluangkan waktu sedikit saja setiap harinya. Coba gunakan waktu 10 menit untuk dirimu fokus melakukan cara cara di bawah ini. Mulai dari satu cara yang paling mudah untukmu dan lakukan secara konsisten. Perlahan tapi pasti dirimu akan merasakan manfaatnya untuk kedamaian jiwamu.
1. Rutin meluangkan waktu untuk bersantai
Cara pertama yang perlu Mama lakukan supaya jiwamu damai yaitu luangkan waktu setiap harinya untuk dirimu bisa benar benar santai. Meski ini hanya sekitar 10 - 15 menit setiap hari, tak apa yang penting di waktu tersebut kamu bisa merasa rileks dan tenang. Kalau dirimu tidak tahu apa yang harus dilakukan di waktu santai ini, maka tidak perlu melakukan apa apa. Cukup duduk diam atau tiduran sambil merasakan keluar masuknya napasmu dan menyadari apa yang kamu pikirkan saat itu.
Jika ada pikiran yang membuatmu tak nyaman, cobalah untuk tidak terlalu menanggapi pikiran tersebut sehingga pikiran itu pergi dengan sendirinya. Usahakan untuk lebih fokus pada keluar masuknya napasmu karena ini akan membuatmu lebih rileks. Saat menikmati waktu santai istirahatkan sejenak smartphone-mu (atur ke mode airplane). Sehingga dirimu bisa benar benar tenang tanpa terganggu oleh berbagai notifikasi. 😌
Waktu santai ini sangat penting untuk menenangkan jiwamu. Terutama setelah dirimu melakukan berbagai aktivitas yang melelahkan tubuh, pikiran, atau kalbumu. Kalau saya meluangkan waktu santai setiap harinya dengan tidur siang. Tapi kapan pun saya merasa membutuhkan waktu santai, saya ambil jeda sejenak dari aktivitas untuk sekadar merebahkan kepala di meja dan menyadari napas sambil menutup mata. Ini sudah cukup membuat saya tenang. Kalau kamu bagaimana?
2. Luangkan waktu untuk terhubung dengan diri sendiri
Terhubung dengan diri sendiri artinya Mama bisa fokus pada diri sendiri dan berkomunikasi dengan diri sendiri. Terhubung dengan diri sendiri juga berarti kamu bisa menyadari bagaimana pikiranmu, keadaan emosimu, serta kondisi tubuhmu (apa yang kamu rasakan di tubuhmu) pada saat tersebut.
Ketika disibukkan dengan aktivitas, tentunya fokusmu menjadi terbagi untuk aktivitas tersebut. Bahkan fokusmu bisa jadi lebih besar terhadap aktivitasmu dibanding kepada diri sendiri. Itu sebabnya dirimu perlu meluangkan waktu untuk terhubung dengan diri sendiri supaya kamu bisa lebih fokus (memberikan perhatian) pada dirimu.
Hal ini sangat penting karena terhubung dengan diri sendiri membuatmu bisa menyadari area mana dalam dirimu yang membutuhkan perhatian lebih. Misalnya, apakah pikiranmu sedang tidak tenang, emosimu tidak nyaman (kesal, sedih, cemas, dan lain lain), ataukah ada bagian tubuhmu sedang sakit.
Nah, setelah dirimu menyadari area mana dalam dirimu yang memerlukan perhatian lebih, tenangkanlah bagian tersebut dengan cara berkomunikasi pada diri sendiri. Katakan pada diri sendiri kata kata yang menenangkan seolah dirimu sedang bicara pada orang yang paling kamu cintai. Misalnya, jika pikiranmu sedang tidak tenang, banyak pikiran yang mengganggu, katakan, "Tenang Arifah (sebut namamu), semua akan baik baik saja" atau kalimat lainnya yang menenangkan bagimu.
Kalau kamu belum terbiasa berkomunikasi seperti ini dengan diri sendiri, mungkin akan terasa agak aneh pada awalnya. Tapi percayalah bahwa dirimu bisa mengajak diri sendiri berkomunikasi, bahkan komunikasi yang positif dengan diri sendiri sangat penting untuk kesehatan jiwamu. Jadi, cobalah untuk rutin meluangkan waktu supaya dirimu bisa terhubung dengan diri sendiri. Kamu bisa lakukan hal ini di waktu me time.
3. Berbuat baik kepada diri sendiri
Berbuat baiklah kepada dirimu sebagaimana kamu memperlakukan orang yang sangat kamu cintai. Perlakukan dirimu dengan rasa kasih dan sayang. Saya pun baru belajar untuk benar benar baik kepada diri sendiri beberapa tahun terakhir ini. Sebelumnya saya menyadari bahwa saya belum memperlakukan diri sendiri dengan rasa kasih sayang. Saya akui bahwa dulu saya belum memahami bagaimana mencintai diri sendiri dan berbuat baik pada diri sendiri. 🫣
Berbuat baik pada dirimu akan menghadirkan rasa cinta pada diri sendiri. Dan rasa cinta pada diri sendiri ini sangat penting untuk mendukung kenyamanan dan kedamaian jiwamu. Berbuat baik pada diri sendiri artinya kamu memperlakukan dirimu dengan baik dan juga bicara yang baik baik kepada dirimu. Sudahkah kamu melakukannya?
Dulu saya kerap mengucapkan kata kata yang tidak positif kepada diri sendiri. Padahal saya tidak pernah mengucapkan kata kata itu pada teman saya (karena tidak enak hati untuk mengucapkan hal hal yang tidak enak didengar). Namun saya mengucapkannya pada diri saya. Tapi bersyukur, kemudian saya belajar bagaimana caranya mencintai diri sendiri. Dan salah satu cara untuk memulainya adalah dengan berbuat baik pada diri ini.
Perlahan saya berlatih untuk membiasakan diri hanya mengucapkan hal hal yang baik terhadap diri saya. Ketika saya melakukan kesalahan sekalipun saya memilih untuk menggunakan kata kata yang nyaman di dengar untuk menasihati diri sendiri.
"Orang pertama yang paling berhak menerima kebaikan darimu sebelum yang lainnya adalah dirimu sendiri. Maka ingatlah untuk selalu berbuat baik pada diri sendiri"
4. Tuliskan apa yang membebani hatimu
Menulis bisa menjadi cara ampuh untuk membuat jiwamu lebih damai. Coba Mam, saat pikiranmu sedang tidak tenang atau emosi dan perasaanmu tidak nyaman, tuangkan apa yang kamu pikirkan dan rasakan ke dalam tulisan. Kalau dirimu tidak ingin tulisanmu dibaca orang lain, kamu bisa menuliskannya di aplikasi notes (misal, Google Keep) dan kunci aplikasi tersebut.
Menuangkan apa yang kamu pikirkan dan rasakan ke dalam tulisan ibarat memindahkan beban di pikiran dan perasaanmu ke tempat lain (tulisan). Itu sebabnya setelah menulis dirimu akan merasa lebih lega, karena bebanmu berkurang. Saat menulis berusahalah untuk jujur, tuliskan saja apapun yang membuat pikiran dan perasaanmu tidak nyaman.
Ini juga yang saya lakukan ketika pikiran saya benar benar sedang tidak tenang. Dan setelah merasa tenang, biasanya tulisan tersebut saya hapus supaya saya tidak perlu membaca kembali hal hal yang membuat saya tidak nyaman.
5. Berlatih untuk merasa cukup
Sebanyak apa pun atau sebaik apa pun yang Mama miliki maupun lakukan, perasaan kurang bisa saja menghampirimu. Terkadang atau bahkan sering kali kita merasa tidak pernah puas. Padahal perasaan tidak pernah puas ini bisa mengakibatkan rasa tidak damai dalam dirimu. Kamu perlu merasa cukup dengan apa yang dirimu miliki atau lakukan untuk bisa merasakan kedamaian di jiwamu. Merasa cukup artinya dirimu puas dan tidak merasa kurang.
Bagaimana caranya supaya dirimu bisa merasa cukup? Perbanyak bersyukur. Karena ketika kamu bersyukur maka pikiranmu akan fokus pada hal hal yang dirimu miliki atau sudah lakukan. Hal ini kemudian membuatmu lebih menyadari dan menghargai apa yang kamu punya atau telah lakukan. Sehingga perasaan cukup pun hadir dalam dirimu. 🥰
Jadi, coba yuk setiap kali merasa kurang atau tidak puas dengan dirimu, apa yang kamu punya maupun apa yang sudah kamu lakukan, bersyukurlah. Sadari dan hargai apa yang kamu miliki saat ini dan juga apa yang sudah dirimu usahakan.
Merasa cukup dengan apa yang ada saat ini bukan berarti dirimu tidak boleh menginginkan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang. Dirimu boleh menginginkan peningkatan dan perkembangan dalam hidupmu ke depannya, tapi tetap berusaha mensyukuri apa yang sekarang kamu miliki. Okei, Mam?
Itulah beberapa cara yang perlu dirimu lakukan untuk membuat jiwamu lebih damai. Selamat mencoba dan semoga berhasil, ya. Terima kasih sudah membaca tulisan saya kali ini. ☺️
💖 Let's share this post! Because sharing inspiring things makes you amazing.
Remember, you only live once. So live a healthy, happy, and peaceful life!
With my heart,
~ Arifah ~
Bacaan inspiratif menarik selanjutnya (di bookmark dulu, yuk!) : 5 Manfaat Menjalani Slow Living untuk Mama. Hidup yang Menenangkan
Credit image: istockphoto.com